CCTV Pembobol ATM yang telah menjadi santapan publik itu, memberikan sedikt harapan pada kita semua, bahwa pihak kepolisian akan segera dapat menangkap para penjahat Pembobol ATM yang telah meresahkan masyarakat kita semua. dengan adanya CCTV tersebut, kejahatan ini dapat segera diungkap dalam waktu yang tidak terlalu lama lagi.
Pihak bank tidak dapat membedakan pengambilan dana dari ATM oleh nasabah atau bukan. Bukti satu-satunya adalah rekaman CCTV . Bagaimana caranya meminta ganti kalau menggalami pembobolan?
Menurut Director Compliance & Human Capital Bank Mandiri, Bambang Setiawan, untuk Bank Mandiri nasabah dipersilahkan telepon ke call center di 14.000 untuk melaporkan rekeningnya berkurang. "Nasabah cukup membawa kartu ATM dan buku tabungan ke cabang terdekat," katanya kepada kepada wartawan kami, Kamis (21/1).
Pihak bank akan memeriksa rekening tersebut. Kalau ternyata terjadi pengembilan dana tetapi tidak diakui nasabah maka bank akan membuktikan dengan rekaman CCTV. Sebab dari sisi bank tidak ada bedanya yang mengambil dana dilakukan nasabah atau pembobol. "Tetapi kami memiliki bukti rekaman CCTV di ATM. Untuk diakurkan pada jam yang sama," jelasnya.
Bambang memeberikan ilustrasi, misalnya seorang nasabah merasa ATM-nya dibobol pada pukul 13.00 pihak bank akan mencocokkan dengan rekaman CCTV di ATM di mana terjadi penarikan. Kalau dari rekaman ternyata orangya beda dengan nasabah yang melapor maka telah terjadi pembobolan.
Sedangkan untuk nasabah BNI, menurut Sekretaris Perusahaan BNI Intan Adams Katoppo BNI akan melakukan identifikasi dan verifikasi berdasarkan adanya laporan berkurangnya saldo beberapa nasabah perbankan akibat transaksi mencurigakan. Jika laporan tersebut ternyata terbukti ada hal yang disebabkan oleh faktor di luar kelalaian nasabah, BNI akan mengganti dana nasabahnya yang menjadi korban dalam waktu 2 x 24 jam setelah adanya hasil verifikasi. "Bagi nasabah yang merasa mengalami hal tersebut, dapat melaporkan ke cabang BNI terdekat atau call-center BNI 021-57899999," sarannya.
Sedangkan di BCA menurut Wakil Presdir BCA, Jahja Setiatmadja menjelaskan prosedurnya menghubungi Halo BCA dengan nomor 500888 atau (021)500888 dari telepon genggam.
Setelah itu langkah berikutnya, nasabah mendatangi kantor cabang tempat membuka rekening BCA. Pelaporan dilakukan dengan menyertakan buku rekening, kartu ATM dan kartu indentitas. Pelacakan aliran dana dilakukan dari print out buku rekening tersebut. "Dalam waktu 1 X 24 jam kita kembalikan dananya," katanya.
Pihak bank tidak dapat membedakan pengambilan dana dari ATM oleh nasabah atau bukan. Bukti satu-satunya adalah rekaman CCTV . Bagaimana caranya meminta ganti kalau menggalami pembobolan?
Menurut Director Compliance & Human Capital Bank Mandiri, Bambang Setiawan, untuk Bank Mandiri nasabah dipersilahkan telepon ke call center di 14.000 untuk melaporkan rekeningnya berkurang. "Nasabah cukup membawa kartu ATM dan buku tabungan ke cabang terdekat," katanya kepada kepada wartawan kami, Kamis (21/1).
Pihak bank akan memeriksa rekening tersebut. Kalau ternyata terjadi pengembilan dana tetapi tidak diakui nasabah maka bank akan membuktikan dengan rekaman CCTV. Sebab dari sisi bank tidak ada bedanya yang mengambil dana dilakukan nasabah atau pembobol. "Tetapi kami memiliki bukti rekaman CCTV di ATM. Untuk diakurkan pada jam yang sama," jelasnya.
Bambang memeberikan ilustrasi, misalnya seorang nasabah merasa ATM-nya dibobol pada pukul 13.00 pihak bank akan mencocokkan dengan rekaman CCTV di ATM di mana terjadi penarikan. Kalau dari rekaman ternyata orangya beda dengan nasabah yang melapor maka telah terjadi pembobolan.
Sedangkan untuk nasabah BNI, menurut Sekretaris Perusahaan BNI Intan Adams Katoppo BNI akan melakukan identifikasi dan verifikasi berdasarkan adanya laporan berkurangnya saldo beberapa nasabah perbankan akibat transaksi mencurigakan. Jika laporan tersebut ternyata terbukti ada hal yang disebabkan oleh faktor di luar kelalaian nasabah, BNI akan mengganti dana nasabahnya yang menjadi korban dalam waktu 2 x 24 jam setelah adanya hasil verifikasi. "Bagi nasabah yang merasa mengalami hal tersebut, dapat melaporkan ke cabang BNI terdekat atau call-center BNI 021-57899999," sarannya.
Sedangkan di BCA menurut Wakil Presdir BCA, Jahja Setiatmadja menjelaskan prosedurnya menghubungi Halo BCA dengan nomor 500888 atau (021)500888 dari telepon genggam.
Setelah itu langkah berikutnya, nasabah mendatangi kantor cabang tempat membuka rekening BCA. Pelaporan dilakukan dengan menyertakan buku rekening, kartu ATM dan kartu indentitas. Pelacakan aliran dana dilakukan dari print out buku rekening tersebut. "Dalam waktu 1 X 24 jam kita kembalikan dananya," katanya.
No comments:
Post a Comment