Cuando Me Enamoro - Presiden Susilo Bambang Yudhoyono mengatakan Islam, demokrasi, dan modernisasi bisa tumbuh bersama di dalam negeri, dan tidak menunjukkan konflik satu dengan lainnya. Presiden Yudhoyono mengatakan partai politik Islam yang banyak bermunculan di Indonesia juga sangat mendukung pada penerapan demokrasi di dalam negeri, dan menyadari adanya kewajiban sosial dengan sesama.
“Islam, demokrasi, dan modernisasi bisa tumbuh bersama di Indonesia. Tidak ada konflik,” kata Presiden Yudhoyono hari ini di Hotel Shangrila, Jakarta.
Di samping menjalankan kewajibannya sebagai umat muslim, tambahnya, kalangan penganut Islam di dalam negeri juga menunjukkan perhatian atas tanggungjawabnya untuk menyokong pertumbuhan ekonomi yang sukses bersamaan dengan modernisasi yang terjadi.
Dalam pidato tentang demokrasi bertema Solidarity Across Culture:Working Together for Democracy, Presiden Yudhoyono mengatakan toleransi antaragama merupakan bibit yang diperlukan untuk menciptakan tatanan dunia yang selaras dan beradab pada abad 21.
Untuk menciptakan keselarasan demoktrasi, SBY juga menekankan di samping terciptanya kebebasan beragama, juga menciptakan keselarasan dari bangsa yang terdiri dari multietnis dan multi partai, serta kesetaraan gender.
“Islam, demokrasi, dan modernisasi bisa tumbuh bersama di Indonesia. Tidak ada konflik,” kata Presiden Yudhoyono hari ini di Hotel Shangrila, Jakarta.
Di samping menjalankan kewajibannya sebagai umat muslim, tambahnya, kalangan penganut Islam di dalam negeri juga menunjukkan perhatian atas tanggungjawabnya untuk menyokong pertumbuhan ekonomi yang sukses bersamaan dengan modernisasi yang terjadi.
Dalam pidato tentang demokrasi bertema Solidarity Across Culture:Working Together for Democracy, Presiden Yudhoyono mengatakan toleransi antaragama merupakan bibit yang diperlukan untuk menciptakan tatanan dunia yang selaras dan beradab pada abad 21.
Untuk menciptakan keselarasan demoktrasi, SBY juga menekankan di samping terciptanya kebebasan beragama, juga menciptakan keselarasan dari bangsa yang terdiri dari multietnis dan multi partai, serta kesetaraan gender.
No comments:
Post a Comment